Wednesday, February 12, 2014

Pemilik Penyewaan Sound System Prihatin Ada Mubalik Seperti Ustaz Hariri


Mendapat perlakuan kasar dan dipermalukan di depan umum tentu pengalaman yang tidak menyenangkan. Itulah yang dialami oleh operator sound system saat Ustaz Hariri mengisi pengajian di Bandung. Operator yang bernama Entis Sutisna mengaku menangis saat kepala dan lehernya ditendang oleh Ustaz Hariri. Pemilik penyewaan sound system, Agus Salam merasa prihatin dengan apa yang dilakukan oleh dai jebolan audisi dai di salah satu stasiun televisi swasta tersebut.

"Saya mengusap dada kok ada mubaligh kayak gini. Merusak citra, melecehkan orang begitu gampang. Kasihan operator saya sampai netes air mata saking malu. rasanya saya ingin loncat ke panggung nonjok yang namanya Hariri," kata Agus kepada merdeka.com, Kamis (13/2).
Sesaat setelah kejadian itu, Entis langsung menelepon Agus agar datang ke lokasi pengajian lantaran mentalnya sudah down setelah dimarahi Ustaz Hariri.
"Emang dia kelihatan terpuruk, netesin air mata, saya tanya masalahnya apa ya dia cerita kejadiannya seperti itu. Saya kan jadi emosi," tutur Agus. 
Saking kesalnya, Agus langsung mendekat ke podium dan matanya terus melihat ke Ustaz Hariri yang saat itu masih ceramah.
"Dia pas lagi ceramah langsung bilang ke saja, 'apa lihat-lihat kamu. Kamu berani sama saya, emang saya takut sama kamu. Kalau berani naik ke atas panggung. Mau bela teman, naik saja ke atas panggung," kata Agus menirukan Ustaz Hariri.
Agus lalu pergi. Namun Ustaz Hariri bilang, 'Tuh kan takut malah pergi.' Agus pun naik pitam dan menantang duel Ustaz Hariri di bawah panggun. "Kalau berani turun sini," kata Agus.
Namun akhirnya ketegangan itu dilerai oleh jamaah yang saat itu mengikuti pengajian. "Warga pun bilang, ustaz kok seperti itu ya," tutup Agus.
Menjadi pemuka agama memang bukanlah pekerjaan yang mudah, karena tuntutannya pun tinggi sebab harus bisa menjadi teladan umat. Bukan hanya bisa berbicara hal yang bagus-bagus dan mulia saja namun juga harus bisa melakukannya dalam kehidupannya sendiri. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua orang, sebab orang beragama seharusnya menunjukkan sifat-sifat Tuhan yang menjadi sembahannya. 

Adaptasi dari berita Merdeka.com

No comments:

Post a Comment